• Jalan Suroto 9 Kotabaru Yogyakarta
  • (0274) 511314
  • perpusarsip@jogjakota.go.id



“RESTORASI ARSIP” tak pernah berhenti

Dunia kersipan, kalau kita dengar memang terasa menyebalkan. Namun karena ini adalah hal yang penting maka harus dilaksanakan dan harus ditekuni. Setelah kita dalami, ternyata dunia kearsipan begitu mengasyikan. Apalagi kalau kita bisa bekerja bersama dan dilakukan secara tim. Sebagai contoh adalah kegiatan restorasi arsip atau perawatan dan pemeliharaan. Restorasi dilakukan secara preventif dan kuratif. LKD Kota Yogyakarta telah melaksanakan preservasi kuratif terhadap arsip yang mengalami kerusakan ringan dan sedang. Bahkan terhadap arsip-arsip yang sudah tua walaupun terlihat masih bagus yang berguna supaya arsip tersebut awet dan tidak mengalami kerusakan.

Kegiatan restorasi arsip tidak ada kata berhenti. Setiap tahun selalu ada kegiatan restorasi arsip. Mengapa setiap tahun selalu ada perbaikan arsip, karena arsip yang disimpan semakin lama termakan usia, rentan dengan faktor kimia, faktor biotis, faktor cuaca. Dengan demikian arsip perlu dirawat dan dipelihara. Dalam merestorasi arsip tentunya tidak sembarangan, akan tetapi diperlukan ilmu, keahlian dan ketrampilan. Dalam melakukan proses restorasi pun harus dengan bekal hati yang tenang, tidak tergesa-gesa karena membutuhkan tingkat ketelitian, kecermatan serta harus memperhatikan tingkat kerusakan, supaya arsip yang direstorasi malah tidak semakin rusak.

Kemampuan dalam membuat formula atau komposisi bahan dalam merestorasi arsip juga harus dimiliki. Seperti untuk pembuatan bahan lem kental yang terbuat dari campuran 1 liter air mineral (harus air mineral/air suling) dicampur dengan 125 gr Methyl Cellulose. Untuk lem encer dengan campuran  500 ml air mineral dengan 2 gr Methyl Cellulose. Sedangkan untuk cairan penurunan kadar asam campuran antara 1 liter air mineral dengan 1 gr Magnesium Carbonat.

Selain bahan tersebut, juga diperlukan peralatan dan sarana, seperti meja besar, kuas, rakel (bahan dari spon keras/karet lunak). Untuk pelapisannya menggunakan kertas Counqueror.

Dengan adanya tulisan ini semoga keterampilan arsiparis dalam merestorasi arsip semakin bagus.