• Jalan Suroto 9 Kotabaru Yogyakarta
  • (0274) 511314
  • perpus_jogja [at] yahoo [dot] co [dot] id




PELATIHAN LITERASI TERAPAN DI KAMPUNG BACA SECARA DARING

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Yogyakarta memiliki tugas melakukan pendampingan kepada perpustakaan sekolah, perpustakaan khusus/instansi, serta Kampung Baca. Di Kota Yogyakarta saat ini terdapat 7 (tujuh) Kampung Baca, yaitu Kampung Baca Giwangan, Kampung Baca Brontokusuman, Kampung Baca Joyonegaran, Kampung Baca Jogoyudan, Kampung Baca Suryodiningratan, Kampung Baca Pengok, dan Kampung Baca Yudonegaran. 

Dalam rangka mendukung program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial, yaitu memfasilitasi masyarakat dalam mengembangkan potensi daerah dan masyarakatnya dengan melihat keragaman budaya, kemauan untuk menerima perubahan serta menawarkan kesempatan berusaha, melindungi, memperjuangkan budaya serta hak asasi manusia, DPK Kota Yogyakarta bekerja sama dengan para pengelola Kampung Baca menyelenggarakan Kegiatan Literasi Terapan. Kegiatan tersebut antara lain berupa Belajar Kepenulisan, Kreasi Paper Bag, Teknik Mendongeng, Membuat Poster dari Aplikasi Canva, Belajar Teknik Dasar Menggambar, Kreasi Kertas Origami, Kreasi Hijab untuk Pesta, Membuat Boneka dari Kaos Kaki, Belajar Komputer, dan Belajar Bahasa Inggris.

Selain kegiatan dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Yogyakarta, setiap kampung baca dipersilahkan untuk membuat kegiatan literasi terapan yang lain sesuai dengan keinginan dan kebutuhan masyarakat sekitar. Narasumber kegiatan dapat dilakukan oleh pengurus ataupun kerjasama dengan pihak lain yang memiliki kompetensi ahli dibidangnya.

Kegiatan Literasi Terapan  ini dilaksanakan sejak awal tahun, sebelum adanya pandemi Covid-19, secara roadshow ke Kampung-kampung Baca dengan materi yang berbeda-beda setiap bulannya. Namun pada bulan Desember ini, karena situasi pandemi belum membaik, kegiatan dilaksanakan secara daring melalui zoom meeting. Kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 14 – 18 Desember 2020 ini diikuti oleh peserta yang berasal dari 7 Kampung Baca, yang terdiri dari masyarakat umum, remaja, dan anak-anak. Pelatihan literasi terapan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat, serta mengembangkan potensi yang mereka miliki.