• Jalan Suroto 9 Kotabaru Yogyakarta
  • (0274) 511314
  • perpus_jogja [at] yahoo [dot] co [dot] id




Sosialisasi Peningkatan Peran Masyarakat dalam Pengelolaan Naskah Kuno di Kemantren Jetis

Pengelolaan naskah kuno di Indonesia sangatlah diperlukan, mengingat fakta sejarah bahwa Indonesia merupakan negara yang kaya akan naskah kuno, baik itu peninggalan suku-suku maupun kerajaan-kerajaan di Nusantara. Naskah kuno tersebut sangat berharga karena berisi kearifan lokal atau local wisdom dan local genius. Pengetahuan soal pranotomongso, tanaman obat tradisional, konstruksi rumah adat tradisional, sistem pengairan, budi pekerti dan sebagainya merupakan contoh-contoh konten lokal yang kini telah langka dan jarang dijumpai di masyarakat, serta berguna dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Yogyakarta saat ini belum memiliki dan mengelola koleksi naskah kuno, namun demikian instansi ini bertanggung jawab untuk ikut serta melestarikan naskah kuno yang ada di wilayah Kota Yogyakarta. Salah satu bentuk upaya yang dilakukan untuk melestarikan naskah kuno tersebut adalah melakukan sosialisasi dalam rangka mengidentifikasi keberadaan naskah kuno yang ada di masyarakat.

Rabu, 17 Maret 2021, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Peningkatan Peran Masyarakat dalam Pengelolaan Naskah Kuno. Bertempat di Kemantren Jetis, Kota Yogyakarta, acara ini bertujuan untuk mengidentifikasi keberadaan naskah kuno di wilayah Kota Yogyakarta, khususnya yang dimiliki oleh masyarakat. Acara dibuka secara langsung oleh Mantri Pamong Praja Jetis, Drs. Sumargandi, M.Si dan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Yogyakarta, Veronica Ambar Ismuwardani, SIP. Menghadirkan narasumber Drs. Dhanu Priyo Prabowo, M.Hum. (Budayawan) dan Dhian Novitasari, S.Pd. (Wakil Ketua DPRD Kota Yogyakarta), acara ini diikuti oleh perwakilan masyarakat dari wilayah setempat, yaitu dari Kelurahan Gowongan, Kelurahan Bumijo, dan Kelurahan Cokrodiningratan.

Dengan adanya sosialisasi ini diharapkan masyarakat dapat berpartisipasi dengan menyampaikan data keberadaan naskah kuno yang ada di wilayah, untuk kemudian menjadi dasar bagi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Yogyakarta dalam menyusun kebijakan pelestariannya ke depan.