• Jalan Suroto 9 Kotabaru Yogyakarta
  • (0274) 511314
  • perpus_jogja [at] yahoo [dot] co [dot] id




Pemkot Yogya Serius Disiplinkan Penjagaan Guna Tekan Penyebaran Covid-19

PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Darurat yang telah diterapkan Kota Yogyakarta sejak tanggal 3 Juli 2021, bertujuan untuk membatasi mobilitas masyarakat guna mengurangi kenaikan angka penyebaran virus covid-19.

Upaya dukungan Pemerintah Kota Yogyakarta dalam penegakkan aturan PPKM Darurat tersebut, melalui Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, dan Sat Pol PP yang dibantu oleh TNI/Polri terus melakukan patroli gabungan. Patroli juga dilakukan pada wilayah kelurahan dan kemantren sebagai bentuk penegakan atas Instruksi Walikota No.14 Tahun 2021 Tentang  Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Kota Yogyakarta.

Pemerintah Kota Yogyakarta juga melakukan pengaturan akses masuk ke kota. Dari arah barat dimulai dari Jalan R. E. Martadinata, arah timur mulai dari Jalan Kusumanegara, arah utara dari Jalan Magelang dan Jalan Margo Utomo, serta arah selatan mulai dari Jalan Parangtritis dan Jalan Imogiri Barat. Pemeriksaan surat keterangan hasil tes antigen bagi kendaraan dari luar daerah ke wilayah Kota Yogyakarta dilakukan di Jalan Bantul (depan PASTY) dan di depan Terminal Giwangan dari arah selatan.

Pemberlakukan PPKM Darurat juga dilakukan dengan penutupan destinasi wisata di Kota Yogyakarta, tempat parkir yang dikelola oleh Pemerintah Kota Yogyakarta, pertokoan yang tidak menyangkut kebutuhan sehari-hari, dan pasar tradisional yang tidak menjual kebutuhan pokok seperti Pasar Beringharjo Barat, Pusat Bisnis Beringharjo, Pasar Satwa dan Tanaman Hias ( PASTY ), Pasar Klithikan, dan Pasar Sepeda Tunjung Sari. Pengaturan jumlah karyawan yang masuk dan bekerja dari kantor (Work from Office) juga diterapkan.

Begitupun dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Yogyakarta yang menutup semua jenis kegiatan layanan perpustakaan dan kearsipan mulai tanggal 3 Juli hingga 20 Juli 2021. Untuk mendukung kegiatan PPKM Darurat, pegawai yang hadir di kantor sejumlah 25% saja sebagai bentuk pengurangan mobilitas para pegawai dan dilakukan penjadwalan secara bergantian. Pegawai sejumlah 75% berkerja dari rumah atau yang disebut (WFH/Work From Home) dengan tetap melaksanakan ketugasan yang telah disesuaikan dan disetujui oleh Kepala Bidang masing-masing. Selain itu, kegiatan rapat juga dilaksanakan secara daring melalui zoommeeting sehingga pegawai tidak perlu hadir di kantor secara langsung.

Dengan pemberlakuan PPKM Darurat ini, diharapkan masyakarat dapat menjaga diri dengan mengurangi sejumlah kegiatan yang menimbulkan kerumunan serta mematuhi aturan yang telah diberlakukan sebagai bentuk dukungan untuk mengurangi angka Covid-19 di Kota Yogyakarta. Semoga lekas membaik keadaan di negeri tercinta ini. Salam sehat selalu. 

#jogjabakohcovid19 #indonesiabangkit #indonesiabisa #covid19 #ppkmdarurat